Pena Pagi Nusantara

Dua Remaja Tewas, Satu Luka Diserang Komplotan Begal

BEKASI pena-pagi-nusantara.my.id | Aksi kriminal jalanan kembali memakan nyawa. Dua orang remaja dilaporkan tewas dalam kondisi mengenaskan, sedangkan satu temannya mengalami luka-luka parah setelah diserang secara brutal oleh sekelompok begal yang bersenjata tajam. Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan Jalan Raya Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu dini hari, 20 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dua korban yang meninggal dunia diketahui berinisial D (17 tahun) dan K (19 tahun). Jasad keduanya ditemukan tergeletak di dalam selokan milik warga yang berada tidak jauh dari tepi jalan raya. Sementara itu, korban yang berhasil selamat namun menderita luka-luka diidentifikasi berinisial MIA (18 tahun).

Menurut keterangan MIA, peristiwa naas bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ketiganya berboncengan menggunakan satu sepeda motor untuk mengantar korban K menuju Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR). Namun, saat melintas di jalan keluar Perumahan Mutiara Gading Timur (MGT), mereka berpapasan dengan komplotan pelaku yang mengendarai dua sepeda motor, salah satunya ditumpangi oleh tiga orang.

Baca juga: Kepala Puskesmas Tanah Merah Beri Klarifikasi Tegas

Tanpa alasan yang jelas, rombongan pelaku langsung berbalik arah dan mengejar korban secara agresif. Begitu berhasil mendekat, para pelaku segera melakukan serangan menggunakan senjata tajam berupa celurit.

“Pelaku langsung mengejar sepeda motor kami. Sesampainya di lokasi, kami dibacok menggunakan celurit dan motor kami diambil oleh mereka,” ungkap MIA saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Suasana hening dini hari di sekitar lokasi sempat terpecah oleh suara benturan keras di atas aspal. Salah satu saksi mata bernama Tera yang saat itu sedang berada di dalam warung, awalnya mengira suara tersebut berasal dari kecelakaan lalu lintas biasa.

Baca juga: Balik Sensus Ekonomi 2026 Petugas Hadapi Responden Ingin Ubah Data

“Saya kira ada kendaraan yang menabrak. Begitu saya tengok ke luar, terlihat ada motor tergeletak di jalan, dan satu motor lagi dinaiki tiga orang sambil memegang celurit yang panjang,” jelas Tera menceritakan apa yang dilihatnya. Red_

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara