Pena Pagi Nusantara

Kabel Menjuntai Nyaris Setinggi Badan, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab PT Telkom

Bangkalan pena-pagi-nusantara.my.id |
Infrastruktur telekomunikasi yang seharusnya memberi layanan justru memunculkan keresahan. Seutas kabel yang diduga milik PT Telkom Indonesia terlihat bergelantungan rendah hingga nyaris setinggi badan orang dewasa di Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan.

Kabel tersebut berada tepat di depan Toko Modern Syaikhona dan dinilai membahayakan aktivitas warga maupun pengunjung. Kondisi itu disebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan.

“Sudah hampir dua minggu kabel itu kendor dan bergelantungan seperti itu,” ujar salah satu pegawai toko, Jumat (20/2).

Baca juga: Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal Diamankan Bareskrim 

Menurutnya, posisi kabel yang terlalu rendah berisiko tersangkut kendaraan, mengenai pejalan kaki, hingga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Para pegawai merasa was-was jika sewaktu-waktu terjadi insiden yang justru menyeret pihak toko sebagai lokasi kejadian.

“Kalau sampai terjadi sesuatu, orang pasti mengira ini tanggung jawab kami karena ada di depan toko,” keluhnya.

Pihak toko mengaku tidak tinggal diam. Aduan telah disampaikan kepada pihak Telkom beberapa hari lalu, namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan di lapangan.

Baca juga: Truk dan Alat Berat Masuk Jalur Holing IUP Lain, Driver Didenda Rp. 100 Miliyar dan Penjara 5 Tahun

“Kami sudah melapor dua hari lalu, tapi belum ada respons,” imbuhnya.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada salah satu petugas operasional. Petugas tersebut mengaku sudah berpindah tugas ke wilayah lain dan hanya bisa meneruskan informasi kepada rekan yang menangani area Bangkalan.

“Sekarang saya sudah pindah ke Kamal, nanti saya coba hubungi petugas yang di sini,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, kabel masih dibiarkan menjuntai tanpa pengamanan ataupun tanda perbaikan. Warga berharap ada tindakan cepat sebelum situasi ini benar-benar menimbulkan korban.Robin/red_

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara