KABUPATEN SEMARANG pena-pagi-nusantara.my.id | Keributan yang melibatkan sejumlah pemuda yang disebut anak punk dengan pedagang cilok dan warga terjadi depan SPBU Tengaran, Desa/ Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/9) sore hari.
Peristiwa itu menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. Dalam tayangan, terlihat keributan antara sejumlah pemuda dengan warga hingga berujung aksi pemukulan.
Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Keributan bermula ketika rombongan pemuda tersebut ditegur oleh penjual cilok karena keberadaan mereka disebut membuat calon pembeli merasa takut.
Baca juga: Momen Heroik Pria Selamatkan Bocah Hanyut
Teguran tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan. Menurut keterangan polisi, sejumlah pemuda kemudian melakukan penendang gerobak cilok hingga dagangan berantakan.
Keributan selanjutnya melibatkan pedagang lain dan warga yang berada di sekitar lokasi. Situasipun semakin ramai sebelum akhirnya polisi datang untuk mengamankan para pihak yang terlibat.
Budi menyebut terdapat lima pemuda yang mengalami luka dan kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pedagang cilok juga dilaporkan mengalami luka pada bagian wajah.
Baca juga: Pria Meninggal Saat Mengendarai Motor
Untuk mencegah keributan kembali terjadi, polisi mengamankan 11 pemuda yang diduga terlibat.
Awalnya mereka dibawa ke Mapolsek Tengaran. Namun, karena sejumlah warga turut mendatangi kantor polisi, para pemuda tersebut kemudian dipindahkan ke Mapolres Semarang.
Hingga Selasa malam, situasi di wilayah Tengaran dilaporkan telah kembali aman dan terkendali.
Polisi masih menangani peristiwa tersebut untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam keributan. Red_
Sumber informasiterkini 1












