PACITAN pena-pagi-nusantara.my.id | Suasana Desa Arjowinangun, Pacitan, mendadak mencekam Rabu (25/3), insiden kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor memicu kemarahan warga setempat. Korban tewas setelah menabrak tembok pembatas saat diduga tengah dikejar oleh petugas Satlantas Polres Pacitan.
Peristiwa bermula saat pengendara motor yang belum disebutkan identitasnya tersebut diduga melakukan pelanggaran lalu lintas. Alih-alih berhenti saat akan ditindak, pemotor tersebut justru memacu kendaraannya untuk melarikan diri.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga memasuki area pemukiman warga. Korban nekat masuk ke dalam gang kampung yang sempit dengan kecepatan tinggi. Diduga karena tidak menguasai medan dan hilang kendali, motor korban menghantam tembok pembatas dengan keras. Benturan hebat tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sesaat setelah kejadian, situasi di lokasi sempat memanas. Warga yang menyaksikan insiden tersebut meluapkan kemarahan kepada petugas kepolisian yang melakukan pengejaran.
Baca juga: Libur Lebaran, Polres Perketat Pengamanan Obyek Wisata Hingga Swalayan
“Warga tidak terima karena pengejaran dilakukan sampai masuk ke gang sempit pemukiman yang membahayakan warga lain dan berujung maut bagi pengendara tersebut,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi.
Dalam rekaman amatir yang beredar, tampak sejumlah warga membentak petugas dan menyalahkan tindakan pengejaran yang dianggap terlalu berisiko di area padat penduduk.
Menanggapi insiden tragis ini, Kapolres Pacitan langsung memberikan pernyataan resmi. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat atas kejadian tersebut.
Sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban, Kapolres memastikan bahwa:
Baca juga: Pasangan Remaja Meninggal Dalam Mobil
Pemeriksaan Internal: Anggota Satlantas yang terlibat dalam pengejaran saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Pelimpahan Kasus: Kasus ini telah resmi dilimpahkan ke Propam Polda Jawa Timur untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif dan profesional.
Saat ini, situasi di Desa Arjowinangun dilaporkan mulai kondusif, namun pihak kepolisian terus melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat setempat.Red_











