Pena Pagi Nusantara

Aksi Demo Ricuh Depan Mapolres DIY

YOGYAKARTA pena-pagi-nusantara.my.id | Situasi depan Mapolda DIY mendadak mencekam Selasa (24/2) malam sekitar pukul 20 00 WIB. Aksi massa yang semula berjalan tenang dilaporkan berubah menjadi tindakan anarkis yang menyasar petugas kepolisian saat sedang melaksanakan tugas pelayanan dan pengawalan di lapangan.

​Kericuhan memuncak saat massa secara beringas mengangkat pagar besi berukuran besar lalu membalikkannya hingga mengenai personel yang sedang berjaga di baliknya. Akibat aksi nekat tersebut 2 petugas dilaporkan tertimpa pagar besi yang roboh saat tetap berusaha bertahan di dalam area Mapolda guna meredam situasi agar tidak semakin meluas.

​Sangat disayangkan, sebelumnya pihak kepolisian sudah berupaya mengedepankan dialog dengan cara yang sangat santun menggunakan adat Jawa Kromo Alus guna menghimbau massa agar tetap tertib. Namun niat baik dan pendekatan humanis dengan budaya tersebut justru dibalas tindakan brutal disertai kekerasan dan perusakan fasilitas milik negara.

Baca juga: Keterangan Saksi Penggugat Berubah-ubah di PN Salatiga

Seperti tanyangan yang banyak beredar di berbagai platform berita maupun media sosial, seperti apapun aksi demo yang berakhir ricuh tersebut tidak dibenarkan secara hukum, tifak menutup kermungkinan semua kerygian akan dikembalikan ke raknyat karena pengeluaran anggaran dari negara bersumber sebagian dari pajak rakyat.

​Meskipun mendapatkan tekanan Dari peserta Aksi , pihak Polda DIY menyatakan tetap berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Yogyakarta bersama seluruh elemen masyarakat yang mendambakan kenyamanan. Red_

Baca juga: Advokat di Tangerang Jadi Korban Penusukan, Pengakuan Terduga Selaku Debt Collector

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara