Pena Pagi Nusantara

Dedikasi Brigadir Fajar Permana Amankan Lebaran 1447 H

JAKARTA pena-pagi-nusantara.my.id | Kabar duka menyelimuti keluarga besar Ditlantas Polda Metro Jaya. Salah satu putra terbaiknya, Brigadir Fajar Permana, dilaporkan meninggal dunia setelah berjuang di garis depan mengamankan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Brigadir Fajar mengembuskan napas terakhirnya di RS Helsa, Ciputat Timur. Beliau sempat mengeluhkan kondisi fisik yang menurun drastis, kelelahan hebat, serta gangguan pernapasan usai menyelesaikan shift dinas panjang dalam rangkaian Operasi Ketupat 2026.
Meskipun tim medis telah berupaya memberikan pertolongan maksimal, nyawa sang “Petarung Jalanan” ini tidak dapat terselamatkan. Diduga, faktor kelelahan ekstrem (fatigue) menjadi pemicu utama memburuknya kondisi kesehatan almarhum.

Polda Metro Jaya menyatakan duka cita yang mendalam dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum. Brigadir Fajar dikenal sebagai sosok yang disiplin dan memiliki etos kerja tinggi, terutama dalam situasi krusial seperti pengamanan Lebaran yang menuntut konsentrasi penuh selama berjam-jam di lapangan.

Baca juga: Curanmor Beraksi Saat Sholat Idulfitri

“Almarhum adalah pahlawan bagi para pemudik. Di saat orang lain berkumpul dengan keluarga, beliau tetap berdiri tegak di aspal demi memastikan kelancaran jalan. Kami kehilangan sosok petarung sejati,” ujar salah satu rekan sejawat.

Refleksi Bagi Kita Semua
Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan besarnya pengorbanan aparat kepolisian, TNI, dan petugas lapangan lainnya yang rela meninggalkan waktu bersama keluarga demi ketertiban umum. Doa dan dukungan mengalir deras di media sosial dengan tagar

#TerimaKasihPetarung sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum.

Baca juga: Polres Demak Imbau Takbiran Tanpa Sound Berlebihan dan Miras

Selamat jalan, Brigadir Fajar Permana. Tunai sudah janji bakti. Red_

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara