Minahasa Utara pena-pagi-nusantara.my.id | Suasana mencekam menyelimuti perairan Pulau Gangga, Minahasa Utara, pada Kamis (5/2). Tayangan video amatir yang viral di media sosial merekam momen dramatis saat perahu penumpang nyaris karam setelah dihantam cuaca ekstrem dan angin kencang.
Dalam potongan video yang beredar, terlihat kepanikan luar biasa melanda puluhan penumpang. Saat air mulai memasuki bagian dalam kapal, para penumpang terpaksa naik dan bertahan di atas atap perahu yang terombang-ambing hebat oleh gelombang.
Momen paling menyayat hati terekam ketika para orang tua tampak memeluk erat anak-anak mereka, berusaha melindungi buah hati di tengah terjangan angin dan guyuran hujan. Tangis ketakutan terdengar bersahutan dengan suara deburan ombak yang terus menghantam badan kapal.
Baca juga: Macan Tutul Masuk Pemukiman Warga
Ketegangan mencapai puncaknya saat salah seorang penumpang, diduga karena panik yang luar biasa, nekat melompat ke tengah laut yang sedang mengamuk demi menyelamatkan diri. Aksi ini sempat memicu teriakan histeris dari penumpang lain yang masih bertahan di atas dek.
Beruntung, solidaritas di laut masih sangat kuat. Warga setempat dan kapal-kapal yang kebetulan berada di sekitar lokasi bergerak cepat melakukan pertolongan pertama.
Kapal-kapal nelayan dan warga mendekat meski dalam kondisi cuaca buruk.
Baca juga: Pastikan Kendaraan Laik Jalan, Satlantas Polres Demak Lakukan Ramp Check
Warga berhasil menggandeng perahu yang nyaris karam tersebut untuk ditarik ke wilayah yang lebih tenang.
Caption: video viral grup informasiterkini1 tayangan dramatis saat perahu penumpang terombang ambing di perairan.dok istimewa dsr_
“Kami sudah menerima laporan tersebut. Saat ini tim Basarnas sudah meluncur ke lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan melakukan pendataan lebih lanjut,” ujar Camat Likupang Barat, Maikel Parengkuan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemantauan cuaca masih terus dilakukan oleh pihak berwenang. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap peringatan cuaca dari BMKG sebelum melakukan perjalanan laut, mengingat kondisi cuaca di perairan Sulawesi Utara yang sedang tidak menentu.red_











