Pena Pagi Nusantara

Di Balik Antrian Traga Box SPBU Tengaran 44…..Sopir Akui Armada Milik Y

Kab. Semarang pena-pagi-nusantara.my.id – Jawa Tengah.. Informasi yang dihimpun GNP Tipikor Jateng melalui penelusuran langsung M. Soleh Ali mengungkap adanya dugaan praktik terstruktur dalam aktivitas pengangsu solar subsidi menggunakan sejumlah kendaraan bok berpelat kuning, Sabtu (24/1).

Temuan tersebut di SPBU Pertamina 44……. Tengaran, Jl. Raya Salatiga–Solo Km 8, Kaliwaru, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 50775.

Pengakuan Sopir: “Armada Ini Milik Y”

Baca juga: Mencoba Masukkan Tembakau Gorila di Lapas, Polres Semarang Amankan warga Bandungan

Menurut Soleh, ia mendapat keterangan langsung dari beberapa sopir yang diduga sedang melakukan pengisian solar subsidi di SPBU tersebut.

Para sopir mengaku bahwa kendaraan bok yang mereka gunakan bukan milik pribadi.

“Dari keterangan para sopir, armada-armada tersebut milik seseorang bernama Y,” ungkap M. Soleh Ali.

Baca juga: Ungkap Kasus Narkoba Sintetis, Polres Jakbar Amankan 270 Gram Tembakau Gorila Siap Edar*

Sopir juga menyebut bahwa tugas mereka hanya mengisi solar sesuai instruksi, kemudian mengantarkan kendaraan ke lokasi tertentu.

Mereka mengaku tidak mengetahui secara detail tujuan pengumpulan solar maupun pola distribusinya.

Dugaan Pengisian Berulang & Pengumpulan Solar

Berdasarkan observasi lapangan, terpantau pola yang menguatkan dugaan adanya praktik pengangsu BBM subsidi:

Kendaraan datang bergiliran ke SPBU.
Mengisi solar subsidi.

Keluar dan berhenti pada titik yang tidak jauh dari lokasi.

Kemudian diduga kembali masuk untuk pengisian berikutnya.

Modus seperti ini lazim ditemukan dalam aktivitas penimbunan BBM subsidi yang dilakukan secara sistematis.

SPBU Dinilai Abai Meski Sudah Sering Ditegur

Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa pihak SPBU melakukan pembiaran. Padahal, SPBU Tengaran disebut sudah beberapa kali mendapatkan teguran dan sanksi dari Pertamina atas pelanggaran serupa.

GNP Tipikor Jateng mendesak:

Pertamina melakukan audit ulang terhadap distribusi solar subsidi di SPBU tersebut.

APH (Aparat Penegak Hukum) segera turun tangan menangani dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pemda memperketat pengawasan penyaluran subsidi energi di wilayahnya.

M. Soleh Ali: “Kami Akan Mengirimkan Laporan Resmi”

” Soleh menegaskan bahwa pihaknya akan menyusun laporan lengkap disertai dokumentasi dan keterangan lapangan. ”

Laporan tersebut akan dikirimkan kepada Pertamina serta aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

(Red/Tim)

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara