Bogor pena-pagi-nusantara.my.id – Jawa Barat |Serka Arifin, anggota Koramil 0621-19/Rumpin, melaksanakan kegiatan peninjauan kondisi jembatan di Kampung Haji, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. (2/1/26).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan jembatan tersebut sebagai akses utama.
Jembatan yang ditinjau merupakan penghubung antara Kampung Haji, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, dengan Kampung Cihelang, Desa Dago, Kecamatan Parungpanjang. Selama ini, jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi para pelajar SDN 05 Dago Parungpanjang untuk berangkat dan pulang sekolah, serta digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Serka Suherman Komsos Bersama Warga Binaan Kecamatan Rumpin
Kegiatan peninjauan ini dilaksanakan sejalan dengan program pemerintah pusat yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia terkait peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur. Program tersebut bertujuan untuk memastikan akses jalan dan jembatan di wilayah pedesaan aman, layak, dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, terutama di sektor pendidikan.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, jembatan tersebut membentang di atas aliran sungai dengan lebar sekitar 20 meter dan kedalaman kurang lebih 5 meter dari dasar sungai ke permukaan jembatan. Kondisi tersebut dinilai memiliki potensi risiko keselamatan apabila tidak segera mendapatkan penanganan dan perbaikan yang memadai.
Serka Arifin menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan langkah awal untuk memastikan keamanan para pelajar dan warga yang melintas. Ia menyampaikan bahwa keselamatan anak-anak sekolah harus menjadi prioritas bersama. “Jembatan ini sangat vital bagi anak-anak sekolah dan masyarakat. Kami tidak ingin ada kejadian yang membahayakan keselamatan mereka, sehingga perlu perhatian serius agar segera dilakukan perbaikan,” tegasnya.
Baca juga: Bermaksut Bakar Sampah Gudang Rosok Ludes Terbakar
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di wilayah binaan tidak hanya sebatas pengawasan keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan sosial dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Babinsa siap menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah agar aspirasi dan kondisi di lapangan dapat tersampaikan dengan baik.
Sementara itu, asesmen teknis terhadap jembatan tersebut dilakukan oleh tim dari Zidam III/Siliwangi TNI AD. Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan perbaikan jembatan, guna menunjang keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat serta memberikan rasa aman bagi para pelajar yang melintas setiap hari. Boim/red-










