TRENGGALEK pena-pagi-nusantara.my.id | Kabar duka menyelimuti warga Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Seorang perempuan berinisial DW (33), yang sebelumnya viral dalam sebuah rekaman video dugaan kekerasan, dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr Soedomo pada Minggu (1/3/2026).
Humas RSUD dr Soedomo, Sujiono, menjelaskan bahwa DW merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Pule yang tiba di rumah sakit dengan kondisi sesak napas dan muntah darah.
Baca juga: Plt. Kepala Dinas P2KP Bangkalan Pimpin Pembentukan Asosiasi Lele, Target 10 Ton per Hari
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya pukul 15.00 WIB, korban sempat mengakui kepada tenaga kesehatan bahwa dirinya telah mengonsumsi obat pembasmi rumput.
Pihak rumah sakit menyatakan fokus penanganan medis saat itu adalah mengatasi intoksikasi atau keracunan pestisida yang menyebabkan gagal ginjal.
“Pasien direncanakan untuk cuci darah, namun sebelum proses tersebut dilakukan, pasien sudah meninggal dunia,” ujar Sujiono Senin (2/3/2026).
Baca juga: Silaturahmi Ramadan Madas Sedarah: Satukan Potensi, Teguhkan Persaudaraan Madura Asli
Sebelum peristiwa memilukan itu terjadi, publik sempat dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 44 detik yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap korban.
Dalam video tersebut, seorang pria tampak melakukan pemukulan berulang kali terhadap DW, yang diduga dipicu oleh permasalahan rumah tangga.
Kepergian perempuan asal Palembang tersebut meninggalkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kaitan antara tekanan psikologis akibat dugaan KDRT tersebut dengan tindakan nekat korban yang berujung pada kematian. Red_










