Pena Pagi Nusantara

Longsor Cisarua 8 Tewas dan 83 Orang Masih Hilang

Bandung Barat pena-pagi-nusantara.my.id -Jawa Barat. Bencana longsor menyapu Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Lembang, Kabupaten Bandung Barat Sabtu (24/1) dini hari. Hingga Sabtu sore, tercatat 8 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 83 warga lainnya dilaporkan masih tertimbun material tanah.

Longsor yang disertai aliran air deras tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat sebagian besar warga masih tertidur lelap. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Lembang sejak malam hari diduga menjadi pemicu utama pergerakan tanah tersebut.

Puluhan Rumah Rata dengan Tanah
Dampak kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di wilayah RT 10 dan RT 11. Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menyebutkan bahwa pemukiman warga hancur dihantam material longsor.

Baca juga: Mencoba Masukkan Tembakau Gorila di Lapas, Polres Semarang Amankan warga Bandungan

“Data sementara yang kami terima, sedikitnya 20 rumah di RT 10 rata dengan tanah. Untuk kondisi di RT-RT lainnya masih terus kami pantau dan data,” ujar Asep saat meninjau lokasi kejadian, Sabtu siang.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih terus berupaya melakukan pencarian di tengah medan yang sulit. Hingga sore ini, petugas tengah fokus mengeksekusi titik yang diduga terdapat dua korban tertimbun.

Baca juga: Ungkap Kasus Narkoba Sintetis, Polres Jakbar Amankan 270 Gram Tembakau Gorila Siap Edar*

Suasana haru menyelimuti kantor Desa Pasirlangu yang kini dijadikan tempat pengungsian sementara bagi warga yang selamat. Mereka terpaksa meninggalkan rumah karena kondisi bangunan yang hancur maupun ancaman longsor susulan.

Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung. Petugas berharap cuaca tetap mendukung agar alat berat dan personel gabungan bisa bekerja semaksimal mungkin guna menyisir area yang tertimbun matrial Longsoran tanah tersebut.red_

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara