SUBANG pena-pagi-nusantara.my.id | Perkuat Tata kelola Zakat Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persis, selenggarakan Daurah Zakat dalam rangka mendorong optimalisasi tata kelola dalam meningkatkan profesionalitas pengelolan zakat uang bertempat di Kantor PD Persis Subang, Sabtu 07 Maret 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Bidang garapan Zakat PC dan Para Amil Gerai se-Kabupaten Subang sebanyak 32 utusan dengan menghadirkan salah satu Komisioner Baznas Subang yakni H. TM. HILMI, S..Ag.
Daurah itu dirancang sebagai forum pembekalan sekaligus konsolidasi terkait perzakatan, materi yang sampaikan yakni mengenai sosialisasi regulasi zakat, hingga penjelasan teknis tata kelola zakat di lingkungan organisasi.
Baca juga: Kapolda Bali Hadiri Gelar Agung Pecalang Bali Tahun 2026
Pada kesempatan itu , Kepala LAZ Persis Kabupaten Subang, Teguh Deni Aljabar menjelaskan bahwa pelaksanaan Daurah zakat dilaksanakan berupaya memaksimalkan tata kelola zakat infaq dan shodaqoh dalam momentum ramadan 1447 H.
Teguh Deni Aljabar juga menyampaikan bahwa problematika yang dihadapi amil harus dituntaskan agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat baik.
“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan upaya prosefionalitas amil dalam mengelola ZIS, sehingga terbangun hubungan yang ideal anatara masyarakat dengan lembaga” pungkasnya.
Baca juga: Wakapolda Bali Hadiri Konferensi Pers Pengungkapan Clandestine Lab Narkotika

Teguh menambahkan Daurah perzakatan tersebut bukan sekedar kegiatan sosialisasi tapi ikhtiar menyatukan langkah agar pengelolaan zakat di lingkungan Persatuan Islam berjalan tertib, amanah serta berdampak luas, menurutnya zakat tersebut harus dikelola secara sistem dan terarah, tegasnya.
Sementara itu di ungkapkan oleh Toton M. Hilmi selaku Komisioner Baznas Subang dalam paparannya menyampaikan, dalam pengelolan lembaga amil zakat berbasis sesuai ketentuan syariat, sesuai regulasi yang berlaku serta sinergitas dengan kepentingan negara.
“Semoga LAZ Persis mampu mengelola sesuai prinsip tata kelola lembaga amil zakat yakni aman Syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI” tegasnya.
Ia menyebut Daurah ini sebagai sarana strategis untuk menyatukan visi dan langkah di seluruh struktur jamiyyah, pungkasnya. Indri/red_











