BEKASI pena-pagi-nusantara.my.id | Arakan odong-odong Kampung Cibeureum RT 003/003, Desa Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, mendadak berubah menjadi duka mendalam, Selasa (2/6). Sebanyak tujuh pegiat seni tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat acara berlangsung. Insiden maut itu diduga kuat terjadi karena perangkat pengeras suara (sound system) yang diangkut di atas kendaraan terlalu tinggi melampaui batasan, yang mengakibatkan tersangkut dan menyentuh kabel listrik terbentang di jalur tersebut.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, iring-iringan odong-odong awalnya berjalan meriah dan dipadati warga yang ingin menyaksikan hiburan tersebut. Namun, saat melintasi area Kampung Cibeureum, bagian atas perangkat suara yang menjulang tinggi tanpa diduga menyenggol kabel listrik udara.
Seketika, aliran listrik menyengat kendaraan beserta para pegiat seni yang berada di atasnya. Suasana yang semula penuh tawa dan musik keras langsung berubah mencekam dan penuh kepanikan luar biasa ketika para korban tiba-tiba roboh bergelimpangan.

Baca juga: Kasus Bayi Klinik YN Burneh, Ketua IBI Bangkalan Buka Suara.
Warga yang berada di lokasi kejadian, langsung bergerak cepat melakukan upaya pertolongan darurat dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat. Tragis, dampak sengatan listrik tersebut berakibat fatal terdapat 3 korban md dan 4 orang luka serius.
Buat aturan main di tingkat daerah bisa ditertibkan dan wajib dipatuhi aturan- aturan hiburan yang menggunakan fasilitas umum apalagi akses jalan buat pengguna lainnya, hargai hak hak orang lain dan jaga ketertiban untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar dan berdampak fatal. Red_
Baca juga: Bantah Dugaan Lalai, Audit AMP Tak Temukan Pelanggaran SOP











