Pena Pagi Nusantara

Bentrok Kedua Kubu Dampak Nobar Piala Dunia

BALI pena-pagi-nusantara.my.id | Bentrokan antara pemuda asal Sumba Barat dan Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), terjadi di Jalan Akasia XVI Gang Durian, Kelurahan Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (8/7) dini hari sekitar pukul 02.20 WITA. Bentrokan itu diduga dipicu pengaruh minuman keras (miras) usai nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia antara Argentina melawan Mesir.

Kelompok pemuda asal Manggarai konvoi menggeber sepeda motor sambil berteriak saat melintas di depan rumah kos yang dihuni pemuda asal Sumba Barat sepulang nobar. Aksi itu membuat penghuni kos merasa terganggu hingga keluar menegur rombongan tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan keributan itu langsung direspons personel Polsek Denpasar Timur. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan situasi sekaligus meminta keterangan para saksi.

Baca juga: Video Amatir Warga Suhu Exstrem Dieng Mengubah Embun Menjadi Ice

Seorang pemuda asal Sumba Barat berinisial SD, 21, mengaku kepada petugas bahwa sekitar pukul 02.20 WITA dirinya bersama penghuni kos lainnya sedang tidur. Tiba-tiba mereka mendengar suara geber gas sepeda motor yang berhenti di depan gerbang kos.

Merasa terganggu, SD keluar dan mendapati rombongan pemuda asal Manggarai yang tinggal di salah satu rumah kos di seberang gang. SD dan penghuni lainnya kemudian menegur mereka.

Namun, teguran tersebut tidak diterima oleh rombongan pemuda Manggarai. Para pemuda yang diduga dalam pengaruh miras terlibat adu mulut dengan penghuni kos hingga berujung aksi saling serang baik menggunakan tangan kosong maupun lemparan batu dan kayu. Akibat insiden itu sebagian dari kedua belah pihak mengalami luka lecet dan memar. Red_

Baca juga: Prajurit TNI  Siaga Rumah Jampidsus Usai Penggeledahan Kortastipidkor 

Berita Terkait

Terkini

Pena Pagi Nusantara