PEKALONGAN prna-pagi-nusantara.my.id | Kabar duka dari warga Kuripan Kertoharjo Pekalongan Selatan, tragedi ledakan mercon maut yang terjadi pada Senin (23/3) sore telah memakan korban jiwa dan menyebabkan luka cacat pada sejumlah remaja.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah kebun pisang di ujung Kampung Kuripan Kidul. Suara dentuman keras yang terdengar hingga ke pemukiman warga sempat dikira trafo meledak, namun ternyata berasal dari petasan yang sedang dirakit.
Tiga remaja menjadi korban dalam insiden memilukan itu.
* MSA (14): Meninggal dunia di IGD RSUD Bendan sekitar pukul 19.30 WIB setelah sempat menjalani perawatan intensif.
Baca juga: Dedikasi Brigadir Fajar Permana Amankan Lebaran 1447 H
* MMS (17): Mengalami luka berat, termasuk putus lengan kiri, luka robek pada tangan dan kaki, serta luka bakar di wajah. Saat ini masih dalam penanganan tim bedah.
* MAA (14): Mengalami luka di bagian kaki dan punggung akibat terkena serpihan ledakan.
Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti mengerikan:
Baca juga: Puncak Bogor Masih Jadi Destinasi Wisatawan
22 selongsong petasan kosong.

1 petasan aktif jumbo (diameter 6 cm, panjang 16 cm).
Sisa bubuk belerang dan dua korek api gas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak merakit atau bermain mercon karena sangat berbahaya. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak agar tidak terlibat dalam pembuatan petasan berisiko tinggi.” Red_










