JAKARTA pena-pagi-nusantara.my.id | Rencana eksekusi 12 rumah dinas TNI di Komplek Hankam, Slipi akhirnya ditunda sementara setelah penolakan keras dari warga yang sudah menghuni sejak 1969. Negosiasi dengan Mabes TNI menghasilkan kesepakatan: warga diberi waktu hingga 30 April 2026 untuk mengosongkan rumah secara mandiri.
Nasib Warga di balik keputusan itu, tersimpan dilema ada yang setuju, ada yang menolak. Tapi demi menghindari konflik, warga terpaksa menerima.
Baca juga: Carut Marut Hingga Dugaan Pungli MAN 1 Bangkalan
Harapan kasasi ke Mahkamah Agung sedang berjalan. Jika dikabulkan, eksekusi bisa batal. Namun sampai sekarang, belum ada kepastian.
Baca juga: Kapolres Bangkalan Pimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas
Yang bikin pilu…
❌ Tanpa kompensasi
❌ Tanpa relokasi
❌ Sudah puluhan tahun jadi tempat tinggal

Inilah kisah tentang rumah, harapan, dan ketidakpastian yang masih menggantung di ujung waktu.
Menurut Kalian, bagaimana seharusnya solusi terbaik untuk warga Sebagai Anak Cucu Para Pejuang Kemerdekaan Ini? Red_
Sumber informasiterkini1 Jumat 1 April 2026










